Enggan menanggapi angan yang mencoba menggodaku kembali ke masa itu
Enggan menapaki masa dimana kejayaan milik kita
Enggan menerima bahwa kamu hanya senilai mimpi
Enggan pula menerima kenyataan bahwa yang diimpikan bukan untuk menjadi nyata
Bukan karena tidak terjaga untuk mencoba mengejar, namun kita tahu pedihnya berlari mengejar bayang, kelam, padam..
Enggan mengingat indah yang pernah tercipta
Enggan menelusur pertemuan yang begitu menggoda
Enggan menghantar diri ke pengampunan tak berujung
Enggan mengaku sesal yang sungguh menyiksa
Enggan menatap untuk sekedar melihat asa, harap..
Enggan berucap untuk menunjukkan kerelaan melepas
Enggan bertemu untuk menyaksikan bahagiamu
Hanya karena takut akan gagal melepas & kembali...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar